Select Page

Kegiatan Taman Kanak-Kanak Tetum Bunaya pada  bulan April tahun 2015 ini bertema Bumiku dan subtema Hewan. Dimulai pada hari Senin tanggal 6 April 2015 kelas Antariksa Bulan di dampingi oleh Kak Dian dan Kak Gina mengenal hewan serangga, Awalnya Kak Gina menanyakan tentang tema bulan ini, adik-adik ada yang mengatakan Hewan dan ada yang mengatakan Binatang. Kemudian Kak Gina mengarahkan pada adik-adik untuk melihat pohon Nangka yang ada di TK, setelah semua mata memandang pohon Nangka, Lalu Kak Gina bertanya kira-kira hewan apa saja yaa yang ada disana? Adik-adik ada yang menyebut semut, ada yang menyebut lebah, jangkrik, capung, kupu-kupu, tokek, burung, yang lainnya ada yang menyebut ulat bulu dan cacing. Kak Gina mulai mengarahkan pada semut yang tadi pertama dijawab adik-adik, dan memperlihatkan gambar semut yang di zoom sehingga terlihat kepala, dan kakinya. Kak Gina mengarahkan adik-adik mengenal hewan serangga dan cirri-cirinya dengan cara memperlihatkan gambar hewan tersebut, sambil menanyakan ini apanya yaaa menunjuk kepala dan adik-adik menjawab kepala sampai pada kaki dan kita hitung sama-sama ada berapa kakinya satuuu duaa tigaa empaatt lima enamm.dan saat kak Gina menunjuk kalau yang ini apa yaa salah satu adik menjawab antenna kak iyaa ini antenna, Kak Gina mengarahkan kembali pada adik-adik bahwa ciri-ciri hewan serangga itu apa saja dan adik-adik menjawab berbarengan.

Setelah itu kak Gina melanjutkan: adik-adik sudah menyebutkan hewan yang ada di pohon sekarang kita lihat yang termasuk serangga Hewan apa yaaa,,, ada yang menjawab kupu-kupu, semut, laba-laba, jangkrik, burung, kecoa. Kak Gina membuka laptop dan memperlihatkan gambar kecoa dan adik-adik sendiri yang mengatakan burung bukan serangga karena kakinya dua dan tidak mempunyai antenna….

 

Kakak-kakak juga mengenalkan secara langsung hewan laba-laba. Kakak-kakak memilih laba-laba karena di sekitar sekolah mudah di temukan, dan adik-adik suka tertarik melihatnya. Pak Is membantu mencarikan laba-laba yang agak besar ukurannya kemudian menyimpannya di dalam wadah. Kak Dian menyiapkan laba-laba kecil dan semut di dalam kantong, sehingga secara bergantian adik-adik melihatnya menggunakan kaca pembesar, ternyata selain kepala, dada, perut dan antena, kaki laba-laba berjumlah 8.Adik Antariksa Bulan berganti kegiatan, kelas Antariksa Bintang mengenal laba-laba. Kelas yang lain menggambar salah satu macam hewan serangga sesuai dengan keinginannya sendiri.

Keesokan harinya, kakak-kakak mengenalkan secara langsung hewan jangkrik, yang dipilih karena selain suaranya sudah jarang terdengar, adik-adik pun ada yang belum pernah melihat secara langsung seperti apa hewan jangkrik. Setelah bermain adik dipersilahkan istrahat dengan mata terpejam. Kak Gina sedang mempersiapkan laptop untuk melihat video jangkrik. Kepada adik-adik diperdengarkan suara-suara hewan. Dengan mata masih terpejam seorang adik berkata “ada suara burung hantu” lalu temannya berkomentar “ Bukaan, itu suara jangkrik” katanya.

Setelah duduk kembali di beri kesempatan untuk berbicara lebih dahulu tentang jangkrik. Seperti berikut ini: “ Aku pernah liat di tong sampah”, “ Abang pernah nemuin di garasi rumah’, “Aku pernah lihat di pagar”, “Saat mau tidur, dengar suaranya, terus aku liat warnanya hijau, mau di tangkep eh dia terbang”, teman yang lain berkomentar “ Hijau itu belalang bisa terbang” Selanjutnya bersama Kak Gina adik-adik melihat video kehidupan jangkrik dan suaranya terdengar jelas. Adik-adik pun memperhatikan. Salah satu adik berkomentar  “Aku jadi pengen pelihara” teman yang lain tersenyum. Bersama kak Dewi adik-adik secara langsung mengamati jangkrik menggunakan kaca pembesar dan melihat sisa daun yang telah di makan jangkrik.

Dengan kegiatan kartu gambar, adik berlatih mendeskripsikan gambar, seperti seorang adik mendeskripsikan gambar capung “ Dia punya sayap, bentuknya panjang, bisa terbang, suka di tempat bersih”. Adik yang lain mendeskripsikan gambar lalat “ Dia kecil, punya sayap, punya antena, ada kepala, dada dan perut, Dia suka menempel di makanan”

Setelah mengenal laba-laba dan jangkrik, melengkapi mengenal serangga, adik-adik diperkenalkan dengan metamorfosis kupu-kupu. Kakak menjelaskan proses metamorfosis kupu-kupu, kami menjelaskan metamorfosis itu proses perubahan hewan. Sebelumnya Pak Iis dan Pak Toyimin membantu mempersiapkan ulat bulu dari hari sebelumnya lengkap ada ulat kecil, ulat besar dan kepompong.

Kak Kia dan kak Dewi memperlihatkan secara langsung kepada adik-adik, lengkap semuanya ada telur kecil-kecil, ada ulat kecil, ada ulat besar, yang jadi kepompong, dan yang sebelumnya kepompong sudah lahir kupu-kupu baru lalu kami melepasnya.

Di akhir minggu kami kedatangan tamu Kak Gilang yang menciptakan lagu “Kupu-Kupu”untuk adik-adik. Sebelumnya adik-adik berkenalan lebih dahulu mereka terlihat antusias, Kak Gilang mempersilahkan  adik-adik secara bergantian maju ke depan mencoba keyboard yang di bawanya.

Mereka bersemangat menyanyi Kupu-kupu ciptaan kak Gilang

Kupu-Kupu

Telur menetas menjadi ulat berbulu

Lalu menjadi kepompong berhari-hari

Setelah sempurna lahirlah si kupu-kupu

Inilah Dia kupu-kupu

Menghisap nektar dari bunga

Sepasang sayap bersisik dan sepasang antena

Kupu-kupu terbang melayang-layang

Itulah Dia kupu-kupu

 

Terima kasih kak Gilang dari kami kakak-kakak dan adik-adik Antariksa.

Minggu selanjutnya hewan yang diperkenalkan adalah reptil. Sebelumnya Pak Is sudah menyiapkan kadal di dalam wadah dan adik menyanyakan hewan apa itu, sambil memperlihatkan kepada adik-adik bahwa itu adalah kadal dan akan kita kenalkan di hari Senin. Karena akan di gunakan masih 2 hari kami memberi lubang kecil untuk bernafas, ternyata kadalnya pergi keluar! Yah dari pada kehabisan nafas lebih baik kadalnya pergi deh kembali ke alamnya. Alhamdulillah di hari Senin pagi pak Iis mengantarkan hewan sejenis iguana, pak Is menyebutnya bunglon, tapi karena tidak berubah warna hewan itu sejenis iguana kecil.

Kak Dewi membuka  kegiatan. Hari ini kita akan mengenal hewan reptil. Hewan reptil itu apa yah? Adik-adik menjawab ada kepalanya, yang lain menjawab ada kakinya, lalu: merayap kak, ekornya panjang, dan adik yang lain menjawab: bersisik. Untuk lebih jelasnya, secara bergantian bersama kak Irma, Antariksa Bulan bersama Kak Kia dan Antariksa Bintang bersama Kak Dewi mengenalkan sejenis iguana kepada adik-adik. Saat melihat mereka semua berani, ada yang terkaget ketika hewannya bergerak, namun mereka tetap mau memegang botolnya.

Adik-adik bergantian berkomentar “ Kukunya panjang”. Lalu” itu apanya yak kak? Kotorannya yah”, “Kok ada lubangnya di tutup botolnya kak?”, teman yang lain menjawab “ Itu buat bernafas”, lalu seorang adik mengatakan “Oh, kulit bersisik itu seperti ini yah “. Adik-adik secara bergantian mengamati lalu menyebutkan cirri-ciri dari hewan reptil: ada kepala, kulitnya bersisik, kakinya 4, kukunya tajam,dan ekornya panjang. Lalu mereka menggambarkan hewan yang telah dilihatnya. Adik-adik juga dipersilahkan menggambar hewan reptile yang lain sesuai dengan keinginannya.

Keesokan harinya kami melepaskan hewan iguana tersebut kembali ke habitatnya di sebelah sekolah SD Tetum Bunaya disekitar semak-semak. Kemudian saat sedang berjalan adik-adik bertemu Pak Is, adik-adik sambil berbaris berbarengan mengucap “Terimaaa kasiiih Pak Is” karena telah membantu mencarikan hewan untuk kami. Saat melepaskan Iguana, Kak Dewi menanyakan ke Adik-adik perbedaan Iguana dengan Kadal. Adik-adik menjawab kalau kadal kulitnya licin kak, salah satu adik berkomentar “Kalau Bunglon berubah warna untuk menyelamatkan dirinya kak”, temannya juga menambahkan komentar: “Iya, kalau kadal dan iguana memutuskan ekornya untuk menyelamatkan diri”.

Selanjutnya kami juga mengenalkan reptil yang ada di dalam sekolah, yaitu kura-kura, di kelas Bulan Kak Kia bersama kakak yang job test pada hari itu Kak Nina namanya, secara bergantian memandikan kura-kura. Di kelas Bulan ada yang berkomentar “Ihh bau”, lalu temannya menjawab “Kan kita udah mandiin ngga bau lagi”. Di kelas Bintang Kak Rossy bersama Kak Dewi mengeluarkan kura-kura dari tempatnya. Adik-adik sempat heboh ketika kura-kura berjalan mendekati mereka, lalu secara bergantian adik memandikan kura-kura. Salah satu adik menolak memandikan karena “Bau” katanya, lalu temannya menunjukkan setelah mencuci tangan menggunakan sabun ke hidung Ares, lalu Ares bilang, “Wangii”, lalu kata temannya “Ngga apa-apa, ini kita berani memandikannya, terus cuci tangan”, dan akhirnya semua adik mau memandikan kura-kura.

Setelah itu mereka menggambar kura-kura sesuai imajinasi mereka dan diajarkan lagu.

Kura-kura

Ini kura-kura

Tinggal dalam cangkang

Ia amat sayang

Amatlah sayang

Kepalanya keluar

Jika ingin makan

Ia masukkan lagi

Jika ingin tidur,… hap

Selain itu adik-adik Antariksa di latih untuk memperkuat otot tangannya dan melatih pola memegang tiga jari dengan kegiatan mencocok.

Adik memilih gambar apa yang akan di cetak menggunakan pensil di kertas origami warna kesukaannya lalu kemudian mencocoknya, setelah itu mereka menempelnya di kertas A5 dan di hias sesuai keinginannya.

Sampai di sini dulu kegiatan hewan di Antariksa

Sampai jumpa.

 

Ditulis oleh Kak Gina