Select Page
SAMSUNG CAMERA PICTURES

Taman Buah Mekarsari Karyawasita Kelas Merkurius 2016-2017

Selasa, 21 Februari 2017 adalah hari yang sudah lama sekali ditunggu Adik-adik Merkurius. Bagaimana tidak ditunggu, selama beberapa bulan lalu pertanyaan ini “Kak kapan si kita jalan-jalan?” selalu mereka sampaikan pada Kakak ketika dilingkaran dan hari kemarin semuanya begitu bersemangat mengikuti kegiatan yang selalu di rahasiakan Kakak beberapa minggu sebelum keberangkatan. Adik-adik sangat senang ketika Kakak menyampaikan bahwa kelas Merkurius akan pergi ke Taman Buah Mekarsari untuk kegiatan karyawisatanya.

Pagi itu hujan sangat deras, tetapi bagi Adik-adik hal tersebut tidaklah menjadi halangan untuk pergi mengikuti kegiatan karyawisata. Euforia terlihat jelas sejak kedatangan mereka yang diantarkan Ayah Bunda menaiki bus. Adik-adik datang satu persatu dan memilih tempat duduk. Riuh cerita tentang hujan yang mereka tembus demi mengikuti karyawisata begitu terdengar jelas di dalam bus. Tidak hanya tentang hujan di pagi itu tapi tentang makanan yang mereka bawa juga menjadi topik perbincangan bersama teman.

Menunggu teman yang belum datang

Menunggu teman yang belum datang

Hujan di pagi kemarin membuat langit terlihat gelap walau jarum jam menunjukkan pukul 06.00. Kami semua yang sudah hadir pun masih menunggu beberapa Adik yang belum datang. Setelah semuanya lengkap, Kakak mengecek kembali kehadiran Adik-adik sebelum mempersiapkan supir bus untuk melaju membawa mobil ke tempat tujuan. Diperjalanan Adik-adik terlihat asyik menikmati jauhnya jarak yang ditempuh dengan bercengkrama bersama teman, menonton video lagu anak-anak, tebak lagu hingga bernyanyi bersama-sama. Beberapa Adik juga mengajukan diri bernyanyi ke bagian depan bus dan Adik-adik lain menikmati lagu yang dinyanyikan temannya bahkan hingga ada Adik yang memberikan siulan setelahnya mendengarkan lagu.

Bernyanyi bersama saat diperjalanan

Bernyanyi bersama saat diperjalanan

“Yeeeeeee!!!!!” Sorak sorai Adik-adik sambil mengangkat tangannya terdengar kompak saat supir bus menjawab Adik-adik yang menyuaran “Om telolet om!!”. Keseruan dirasakan Kakak-kakak dan Adik-adik sejak awal keberangkatan. Tak terlihat sedikitpun kecemasan pada Adik-adik tentang hujan yang turun di hari itu yang mungkin saja dapat menghambat kegiatan inti karyawisata.

Alhamdulillah sesampainya di Mekarsari, rintik hujan tidak lagi terasa menyentuh kulit dan Adik-adik langsung turun dari bus serta berbaris sesuai dengan kelompoknya.

Briefing bersama Kakak pemandu karyawisata

Briefing bersama Kakak pemandu karyawisata

“Selamat pagi Adik-adik…” sapaan Kakak pemandu terdengar cukup lantang membuka kegiatan karyawisata kita di Mekarsari. Kakak pemandu juga mulai memperkenalkan dirinya pada Adik-adik dan menjelaskan tugasnya yang akan memandu kegiatan Adik-adik selama Adik-adik berada di Mekarsari. Selanjutnya Kakak pemandu mengajak Adik-adik menuju tempat kegiatan dengan berjalan kaki bersama-sama. Syukur alhamdulillah tempat kegiatan tidak jauh dari tempat kami turun. Hari itu ada beberapa rombongan sekolah juga yang akan melakukan kegiatan seperti yang dilakukan Adik-adik Merkurius dan rombongan Sekolah Tetum Bunaya adalah rombongan pertama yang datang sehingga kami dapat menempati gazebo dekat tempat kegiatan. Setiap kelompok dipersilahkan untuk menempati satu gazebo dan meminta Adik-adik menaruh barang-barangnya di gazebo tersebut sebelum mulai kegiatan inti.

Menuju gazebo

Menuju gazebo

Kegiatan inti siap dimulai. Adik-adik melepas jaket dan sandalnya. Kakak pemandu berjalan paling depan dan Adik-adik mengikutinya menuju tempat melukis caping. Licin, kotor, becek begitulah jalan yang dilalui Adik-adik tanpa memakai sandal namun tetap asyik bagi mereka dan ini permulaannya loh. Adik-adik senang sekali mengikuti kegiatan melukis caping. Saat melukis caping Adik-adik tidak diberikan waktu banyak, hanya sekitar 15 menit sehingga Adik-adik harus menfaatkan waktu dengan fokus. Setelah selesai melukis caping, mereka menaruh caping di atas rumput untuk dikeringkan. Walau di hari itu matahari tidak menampakkan sinarnya, lukisan di capingnya tetap kering.

IMG_1294

Melukis caping

IMG_1339

Karya capingku

Selesai melukis caping, Adik-adik berpindah ke area selanjutnya yaitu area Tari Padi. Kakak penari membantu mengatur barisan Adik-adik. Sebelum menari Kakak penari menyapa Adik-adik dan sedikit menjelaskan tentang Tari Padi dengan menyebutkan bahwa Tari Padi adalah tarian yang berasal dari daerah Jawa Barat. Tarianpun dimulai dengan berlatih mengikuti setiap tahapan gerakan Kakak penari. Adik-adik juga diajak berhitung sambil melakukan gerakan tariannya. Setelah semua tahapan gerakannya dipraktikkan sekarang mulailah musik diputar dan Adik-adik mulai melenggangkan gerakan tariannya dari awal hingga akhir bersama-sama.

Menari Tari Padi

Menari Tari Padi

Menari selesai, Adik-adik melanjutkan kegiatan dengan menanam padi. Kakak pemandu kembali memimpin barisan menuju area sawah yang akan ditanami padi oleh Adik-adik. Setiap Adik harus berbaris tertib untuk mendapatkan bibit padi yang dibagikan oleh Pak Tani.

Mendapat bibit padi

Mendapat bibit padi

Semua Adik menggenggam satu genggaman bibit padi dan duduk di tepi sawah untuk mendengar penjelasan tentang cara menanam padi yang biasa di sebut tandur (tanam mundur) dan juga melihat Pak Tani memperagakannya. Kemudian Adik-adik mulai turun ke dalam petakan sawah dan melakukan tandur seperti yang dilakukan Pak Tani sebelumnya. Terdengar suara beberapa Adik yang berkata  “Mundur… mundur… mundurrr….” sambil menancapkan bibit padi ke dalam lumpur dengan gembira. Saat itu area sawah cukup banyak airnya dikarenakan pagi harinya hujan deras.

Menyimak penjelasan Pak Tani

Serunya memperhatikan Pak Tani

IMG_1422

Tandur (tanam mundur)

“Horeee….!!!” sorak sorai Adik menyambut kegiatan selanjutnya yaitu memandikan kerbau. Mereka sangat antusias untuk kegiatan yang satu ini. Adik-adik berpindah ke kolam lainnya yang di dalamnya sudah terdapat dua ekor kerbau besar. Adik-adik mulai turun dan menyibakan air ke arah kerbau dengan tangannya dari kejauhan. Awalnya Adik-adik terlihat takut mendekati kerbaunya karena terlihat sangat besar. Perlahan Adik-adik mendekat dan menyentuh kerbaunya bahkan ada beberapa Adik yang memandikan kerbau sambil naik ke atas kerbaunya. Mereka terlihat senang sekali di kegiatan memandikan kerbau ini. Setelah selesai salah satu Adik berkata, “Kak ternyata seru ya mandiin kerbaunya. Tadinya aku kira gak seru ternyata seru bangeeeeet!!”.

IMG_1458

Serunya memandikan kerbau

IMG_1495

Naik ke atas kerbau

Tidak ada kata lelah yang dikeluhkan Adik-adik saat kegiatan, mereka terus mengikuti arahan Kakak pemandu yang mengajak mereka ke kegiatan terakhir yaitu menangkap ikan. Inilah kolam ketiga yang membuat mereka semakin menikmati kegiatan. Adik-adik berpindah ke kolam yang didalamnya berisi ikan mas. Adik-adik berlomba-lomba menangkap ikan sambil bermain lumpur. Sebagian Adik terihat kesulitan mencari posisi ikan di dalam kolam lumpur karna airnya berwarna coklat. Tapi itu cukup menantang Adik-adik untuk terus mencari ikan ke setiap tepian petakan kolam. “Aku dapat Kak…!!!” teriakan setiap Adik yang berhasil menangkap ikannya. Setiap Adik mendapatkan jumlah ikan yang berbeda sesuai dengan tangkapannya ada yang mendapat satu ikan ada juga yang menadapkan dua ikan. Ikan tersebut dibawa pulang Adik-adik.

Menangkap ikan

Menangkap ikan

Aku dapat ikannya!

Aku dapat ikannya!

Kegiatan di kolam lumpur diakhiri dengan menangkap ikan. Setelah itu Adik-adik diajak untuk membersihkan diri didampingi Kakak pendamping kelompoknya. Kemudian Adik-adik menyantap makan siang bersama kelompoknya di gazebo sambil melihat pemandangan alam seperti di pedesaan. Adik-adik menikmati makan siang yang disediakan dan mereka masih terlihat antusias, tak ada yang memperlihatkan wajah lesu dan tidak ada pula yang mengeluh capek.

Makan siang bersama

Makan siang bersama

Kegiatan inti di Mekarsari ditutup dengan berkeliling naik kereta keliling Mekarsari mengelilingi taman buahnya. Wah Adik-adik duduk tertib di dalam kereta keliling sambil melihat area perkebunan Taman Buah Mekarsari. Mereka juga melihat rusa tutul yang dipelihara disana, melihat area outbound dan mereka berharap dapat turun dan bermain di area itu.

Naik kereta Mekarsari

Naik kereta Mekarsari

Selesai berkeliling kita berkumpul dan berfoto bersama serta menyerahkan kenang-kenangan untuk Taman Buah Mekarsari yang sudah dibuat Adik-adik di hari sebelum keberangkatan. Adik yang menjadi pemimpin di bulan inilah yang mewakili teman-temannya memberikan kenang-kenangan tersebut.

Perwakilan Merkurius Abu-abu

Perwakilan Merkurius Abu-abu

Perwakilam Merkurius Jingga

Perwakilan Merkurius Jingga

Kami juga mendapatkan bingkisan buah dari Taman Buah Mekarsari. Setelah selesai penyerahan kenang-kenangan dan bingkisan, kamipun bergegas pulang menuju mobil.

Mendapat bingkisan dari Mekarsari

Mendapat bingkisan dari Mekarsari

Di perjalanan pulang ada beberapa Adik yang langsung tidur melepas lelah setelah melakukan kegiatan yang cukup padat, dan sebagian besar tetap terlihat ceria berbincang, bernyanyi-nyanyi dan bercanda dengan temannya hingga sampai di tempat penjemputan mereka terlihat senang dan kami ucapkan terima kasih pada Ayah Bunda sudah menunggu dan menjemput putra putrinya.

Dijemput Ayah Bunda

Dijemput Ayah Bunda

Walau hari ini matahari tidak menampakkan sinarnya namun kegiatan yang dilakukan cukup berkesan, kesejukan hari ini menambah keceriaan Adik-adik dalam melakukan perjalanan karyawisata.

 

Ditulis oleh Kak Indri/Indriani