Pada tanggal 1 dan 2 April 2015 yang lalu Sekolah Tetum Bunaya mengadakan SuperCamp yang diikuti oleh kelas Bumi, Mars dan Yupiter. SuperCamp diadakan di lokasi Bumi Perkemahan Ragunan, pertama kalinya perkemahan Sekolah Tetum Bunaya diadakan di lokasi luar sekolah. Pada tahun-tahun sebelumnya perkemahan diadakan di halaman sekolah.

Berikut ini catatan dari Kak Jeri sebagai penanggung jawab kegiatan SuperCamp.

SuperCamp adalah kegiatan perkemahan siswa Sekolah Dasar Tetum Bunaya yang  ditujukan untuk membentuk kepribadian yang mandiri. Pada dasarnya setiap orang terlahir dengan memiliki potensi untuk mandiri. Namun kemandirian tidak datang dalam waktu singkat. Untuk menanamkan kepribadian mandiri kepada seseorang butuh proses dari masa kanak-kanak hingga dewasa. Tema SuperCamp kali ini adalah “Mandiri itu Aku!”. Siswa SD Tetum Bunaya akan mengikuti kegiatan secara mandiri, bertanggung jawab, serta percaya diri.

Kegiatan yang bersifat mandiri bukan berarti melakukan segala sesuatu dengan tanpa pendampingan. Dalam kegiatan SuperCamp ini kakak-kakak akan memberikan stimulasi, arahan dan pendampingan, juga masukan kepada peserta SuperCamp melalui berbagai macam kegiatan. Kegiatan tersebut meliputi memilih pemimpin, memasak, mencari jejak, berfikir kreatif merencanakan kegiatan seni, dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

.

Adik-adik mulai berdatangan ke Bumi Perkemahan Ragunan pada pukul 07.00 WIB, dengan wajah ceria membawa barang bawaan yang sudah ditugaskan kepada mereka seperti wajan, panci, gayung, ember dan lain-lain. Adik-adik ikut membantu mendirikan tenda dan menyiapkan barang-barang pada satu tempat, mereka terlihat aktif dan senang dengan suasana bumi perkemahan ragunan.

.

.

Tepat pukul 08.00 diadakan upacara dilapangan. Setelah upacara selesai adik-adik diminta untuk memilih pemimpin dan memilih tenda. Saat memilih pemimpin adik-adik diminta untuk mendiskusikan bersama kelompoknya sedangkan saat memilih tenda setiap kelompok diwakili oleh pemimpin kelompok terpilih mengambil undian, lalu tenda kelompok ditandai dengan bendera berwana: merah muda, coklat, biru, ungu dan merah. Selanjutnya adik-adik bersama mentor bergerak menuju tenda masing-masing, membersihkan dan meletakkan semua perlengkapan pribadi ke dalam tenda.

 

.

.

.

Pukul 09.00 adik-adik snack time buah yang mereka bawa dari rumah, para mentor menjelaskan kepada adik-adik untuk menuliskan jurnal untuk setiap kegiatan yang adik-adik lakukan. Di dalam tenda yang mereka tempati terlihat adik-adik menikmati suasana baru yang mereka rasakan. Mereka juga dibebaskan untuk menikmati suasana bumi perkemahan untuk lebih mengenal tempat, tentu dengan pengawasan kakak-kakak.

 

.

.

.

Pukul 10.00 adik-adik bersama mentor masing-masing kelompok melakukan kegiatan masak-masak. Kegiatan ini paling ditunggu oleh adik-adik, mereka saling bekerjasama bahu membahu menyelesaikan kegiatan masak ini, mulai dari mencuci sayur, memotong sayur, memasak nasi, menggoreng kerupuk dan membuat bumbu gado-gado, oia hari ini kita masak gado-gado. Adik-adik tanpa canggung mengulek bumbu gado-gado.

 

.

.

Tepat pukul 12.00 adik-adik selesai masak, wajah lelah namun semangat karena akan segera mencicipi hasil masakan mereka. Adik-adik dan kakak-kakak antri untuk mengambil makanan dan setelah itu makan bersama di atas karpet yang sudah disiapkan. Setelah makan siang adik-adik istirahat dan sholat berjamaah bersama kelompoknya masing-masing di mushola.

.

.

Pukul 14.30 saatnya kegiatan mencari jejak namun karena hujan turun, adik-adik bergegas membawa tas dan perlengkapannya menuju aula. Setelah hujan reda adik-adik melakukan kegiatan mencari jejak, mereka bersemangat sekali menapaki rute yang sudah ditetapkan

Pukul 16.00 kegiatan mencari jejak selesai, adik-adik mandi, ganti baju dan sholat ashar berjamaah didampingi oleh mentor masing-masing. Setelah mandi dan sholat adik-adik menikmati snack yang sudah disiapkan oleh kakak-kakak yaitu singkong tailand dan pisang rebus. Kemudian adik-adik bersama mentor menyiapkan penampilan untuk acara api unggun. Ada yang berlatih menari, bermain drama dan menyanyi.

.

.

.

Pukul 18.00 adik-adik dan kakak-kakak sholat Magrib berjamaah di mushola dipimpin oleh kak Samsul. Setelah sholat magrib berjamaah adik-adik berkumpul di aula untuk makan malam. Pukul 19.00 sampai pukul 20.00 adik-adik sholat Isha berjamaah dan menyiapkan penampilan untuk pentas seni saat api unggun. Tepat pukul 20.00 adik-adik upacara menyalakan api unggun, dengan iringan musik dari kak Gilang adik-adik bernyanyi. Sembari menikmati penampilan yang diperagakan oleh teman-temannya, adik-adik bergantian membakar jagung lalu menikmatinya.

.

.

.

.

Tepat pukul 22.00 adik-adik kembali ke tenda masing-masing untuk tidur dan beristirahat.

Kamis 2 April 2015 pukul 04.00 adik-adik bangun pagi, berkumpul di mushola untuk sholat Subuh berjamaah. Hujan turun lagi pagi itu, setelah sholat adik-adik berkumpul di aula sembari menikmati teh manis hangat dan pisang goreng, suasana pagi itu sungguh hangat. Adik-adik dan kakak-kakak tertawa bersama menceritakan pengalaman hari sebelumnya.

Setelah sarapan adik-adik olahraga pagi senam pramuka yang dipimpin oleh kak dedin. Setelah senam saatnya yang ditunggu-tunggu yaitu kegiatan becek-becek, adik-adik sangat menunggu kesempatan ini karena saat acara becek-becek di sekolah tidak jadi diadakan. Kebetulan di hari itu cuaca sangat cerah setelah subuh hujan, tanah becek dan sangat pas untuk kegiatan ini.

 

Tepat pukul 09.00 becek-becek selesai, adik-adik membersihkan diri dengan diguyur air keran sebelum mereka mandi di kamar mandi. Pukul 10.15 adik-adik meriview kegiatan bersama kak Endah, dengan media kertas gambar adik-adik diminta untuk menuangkan perasaannya, kertas gambar dan peralatan menggambar sudah disiapkan sebelumnya. Pukul 11.00 adik adik upacara penutupan yang dihadiri pula oleh orang tua yang sebelumnya memang diundang untuk mengikuti upacara penutupan. Selanjutnya foto bersama dan adik-adik mendapatkan hasil gambar yang mereka buat bersama kak Endah.

.

.

.

.

.

Diatas adalah cerita dari kak Jeri. Nah bagaimana kesan adik-adik yang mengikuti?

Berikut ini kumpulan tulisan dari adik-adik kelas Yupiter saat pelajaran Bahasa Indonesia setelah SuperCamp.

Apa yang aku bayangkan tentang SuperCamp?

Cahaya: Sebelum aku berangkat ke bumi perkemahan, aku ngebayanginnya pas mencari jejak tuh kita kayak di hutan, mencari jejak pakai petunjuk. Terus pas api unggunnya kita bakar jagung di api unggun itu. Sambil nyanyi-nyanyi juga. Terus kamar mandinya terang dan bersih. Cuacanya cerah-cerah aja, biar tanahnya nggak licin kalau hujan. Dan yang terakhir, aku ngebayangin sebelum tidur aku sama teman-teman se tenda cerita-cerita. Bisa cerita pengalaman pas jalan-jalan, cerita horor, pokoknya ngobrol sampai ngantuk gitu kan seru. Ngebayanginnya sih gitu, tapi belom tau deh hehe.

Gina: Takut mual dijalan, soalnya mau naik taksi ke Bumi Perkemahan Ragunan. Aku kan suka mual kalau naik taksi. Terus mikir, nanti disana kayaknya bosenin. Soalnya liat di bukletnya istirahat sama makan terus. Uhh… takutnya bosen. Nanti disana juga dirikan tenda sendiri nggak ya? Duh, enggak tau deh. Terus teman-teman sudah datang belum ya? Takutnya aku mengacau di camp nanti. Kamar mandinya katanya juga karatan. Gimana ya, ntar disana? Aku juga belum belajar sandi-sandi pramuka lagi! Ahhh nanti mencari jejaknya gimana dong? Kalau tersesat lagi gimana? Kayak tahun lalu dong. Ahhh… Ntar kalau banyak perintah-perintah gimana? Enakan dirumah, nyante-nyante. Pasti entar juga upacaranya bosenin. Ah ya udahlah, ikut kemana angin bertiup…

Apa yang kurasakan setelah SuperCamp

Dira: Banyak sekali yang aku pelajari di SuperCamp. Aku belajar mandiri. Mengatasi rasa sedih karena tidak bersama ortu. Berani kotor karena keadaan jalan kotor dan juga saat main becek-becekan. Bisa mencuci piring sendiri karena dirumah piring aku dicuciin. Sementara di SuperCamp kita cuci sendiri. Masih banyak lagi, tapi aku gak bisa jelasin.

Yoga: Aku ingin lagi SuperCamp karena aku bisa mandiri. Aku bisa mandiri karena aku bisa mandi sendiri. Bisa cuci piring sendiri. Bisa makan sendiri. Bisa tidur sendiri. Bisa masak sendiri.

.

 

Apa yang kulakukan untuk mengatasi hal yang tidak kuinginkan

Dika: Saat tidur aku kecewa karena kaki temanku bergerak saat tidur. Tapi cara mengatasinya mudah dengan berusaha tidur dan bergeser. Saat pembuatan yel-yel aku kesal karena ada yang tak setuju. Cara mengatasinya mudah, dengan ikuti keinginan dia. Aku juga merasa kecewa karena toiletnya yang kotor tapi sekarang bersih.

Senja: Sebel itu gara-gara “gado-gado”. Ada teman yang ngejek gitu, dan itu ngeselin maksimal. Kebetulan dia ngejek tuh pas abis shalat dzuhur. Cara mengatasinya ya istighfar aja, terus agak ngejauh dari dia gitu. Haha. Mau nangis tau gak diejek kayak gitu tuh. Selain istighfar dan ngejauh dari dia, aku juga bercanda-canda sama teman saja.

Teman/kakak yang paling berkesan

Rakha: Aku milih nyeritain Naufal karena Naufal sering membantu. Seperti saat mencari jejak aku udah capek, abis itu Naufal gantiin aku ngerjain. Dan Naufal selalu dibelakangku. Selalu mengikutiku. Sebenernya sedikit nyebelin.

Fardhan: Teman yang paling enak disana Dika. Dika suka bercanda tapi seru. Dika juga nemenin aku ke toilet juga bareng. Aku sama dia yang pas ke kamar mandi lagi nyuci kangkung terus dia nyiprat-nyipratin air terus. Dika juga suka bilang “PIPA!”

Peristiwa yang mengesankan

Cahaya: Peristiwa yang seru itu pas becek-becekan. Walau aku pertamanya agak geli gitu sama yang kotor-kotor, tapi seru banget! Jadi, aku kan pertamanya ogah-ogahan tuh nginjek tanah, tapi tetep aku injek kok. Terus Vira langsung injek aku dan akhirnya aku bales injek Vira. Karena iseng, terus aku juga injek Senja huahahahaha. Akhirnya kita semua main injek-injekan pake tanah. Dan lebih parahnya, aku dikeroyok sama Rakha, Fardhan, Dika dan Yoga, dan itu aku kotor banget! Padahal belom dimulai becek-becekannya.

Vira: Waktu mencari jejak aku pikir udah nggak ujan, taunya waktu udah jalan ujan deh. Tapi aku pikir-pikir lagi kalau menjcari jejak sambil ujan lebih seru lagi. Aku juga ingat lagu pramuka “Pramuka tak kenal RINTANGAN”. Jadi kalau hujan malah lebih seru. Untungnya dibolehin karena hanya gerimis.

Tempat yang paling berkesan

Yoga: Tempat yang aku sukai adalah di tenda. Biasanya aku di tenda tidur-tiduran, dan paling kebiasaan aku mengobrol. Kalau paling kebiasaan aku bercanda dan terakhir yang paling seru membikin seperti drama.

Rakha: Tempat yang kusuka adalah tenda. Nyaman sekali kalau aku mau disitu aja deh. Di tenda aku bisa makan, tidur, dll. Tapi ada yang gak seru: pengap banget. Tapi kalau malam sejuk tapi takut ngompol hehe.

.

Open chat